UGM Bantah Larang Kehadiran Anies Baswedan dalam Indonesian Future Studium Generale

Rabu, 22 Nov 2023 | Yogyakarta

Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) membantah klaim bahwa pihak rektorat melarang kehadiran Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan sebagai narasumber dalam acara ‘Indonesian Future Studium Generale’ yang diselenggarakan di gedung kampus pada Jumat (17/11) lalu. Sekretaris Universitas, Andi Sandi, menyatakan bahwa panitia acara melakukan kesalahan dengan memperlihatkan larangan palsu dari ‘Rektorat UGM’ melalui percakapan WhatsApp.

Menurut Andi Sandi, UGM tidak pernah melarang Anies Baswedan untuk hadir dan berbicara di acara tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa panitia acara menggunakan nama ‘Rektorat’ tanpa izin dari pihak universitas. “Ini merupakan kesalahan panitia yang memberi nama ‘Rektorat’ pada profil WhatsApp staf Magister Manajemen yang meminjamkan tempat acara Studium Generale,” ujar Andi dalam keterangannya.

Setelah menyelidiki permasalahan ini, UGM menemukan bahwa panitia acara memberi nama ‘Rektorat’ pada profil WhatsApp staf Magister Manajemen yang meminjamkan tempat acara. Hal ini menciptakan kesan bahwa larangan Anies datang berasal dari pihak rektorat, padahal tidak benar.

Andi Sandi menegaskan bahwa Anies Baswedan, yang merupakan alumnus UGM, selalu diterima dengan baik di kampus. Ia menambahkan bahwa UGM terbuka untuk semua calon presiden yang ingin hadir di kampus. “UGM memiliki prosedur standar untuk kedatangan calon presiden atau wakil presiden ke kampus menjelang Pemilu 2024,” kata Andi Sandi.

Pada akhirnya, UGM meminta klarifikasi dari panitia penyelenggara acara terkait insiden ini. Universitas menekankan bahwa acara tersebut bukan merupakan acara resmi UGM, melainkan hanya meminjam tempat di kampus. “Ini sebagai proses belajar, dan kami berharap panitia memberikan klarifikasi,” tandas Andi Sandi.