Megawati: Putusan Copot Anwar Usman Beri Cahaya di Kegelapan Demokrasi

Jakarta, Minggu, 12 Nov 2023 – 16:40 WIB

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memberikan tanggapan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi Majelis Kehormatan (MKMK) yang mencopot Ketua MK, Anwar Usman. MKMK mencopot Anwar Usman karena melanggar etik berat dalam putusan syarat minimal batas usia calon presiden dan wakil presiden.

Megawati menyatakan bahwa putusan MKMK memberikan cahaya di tengah situasi demokrasi Indonesia yang gelap. “Keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) telah memberikan cahaya terang di tengah kegelapan demokrasi,” ujar Megawati dalam pidatonya yang disiarkan secara online di akun YouTube resmi PDI Perjuangan.

Menurutnya, keputusan tersebut juga merupakan bukti kekuatan moral, politik kebenaran, dan politik akal sehat yang tetap kokoh melawan rekayasa hukum konstitusi. “Keputusan MKMK tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan moral, politik kebenaran, dan politik akal sehat tetap berdiri kokoh meski menghadapi rekayasa hukum konstitusi,” tambahnya.

Meski memberikan apresiasi terhadap putusan tersebut, Megawati menyatakan prihatin dan menyayangkan peristiwa tersebut terjadi. “Kita semua tentunya sangat-sangat prihatin, dan menyayangkan mengapa hal tersebut sampai terjadi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie menyatakan bahwa sembilan hakim MK melanggar etik dalam memutus Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 mengenai batas usia cawapres. Anwar Usman dinyatakan melanggar etik berat dan dijatuhi sanksi pencopotan jabatan dari Ketua MK, serta dilarang mengadili sengketa pemilu di MK. Anwar Usman digantikan oleh Suhartoyo sebagai Ketua MK.