Bahlil Lahadiala Soroti Pemikiran Negatif tentang Gibran Rakabuming Raka sebagai Bakal Cawapres: “Anak Muda Bisa Mendirikan Bangsa”

Senin, 13 Nov 2023 – Jakarta

Ketua Dewan Pembina Relawan Pengusaha Nasional (Repnas) Bahlil Lahadiala menyuarakan keterheranannya terhadap mereka yang mempertanyakan majunya Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden di Pemilihan Presiden 2024. Dalam pidatonya di deklarasi Relawan Pemuda Nasional di Jakarta pada Minggu malam (12/11), Bahlil membela Gibran dengan membandingkannya dengan menteri-menteri muda di era Presiden pertama RI Soekarno.

“Bung Karno, presiden pertama kita, memiliki banyak menteri yang berusia di bawah 40 tahun. Kenapa orang mempertanyakan anak muda yang memimpin bangsa ini? Mendirikan bangsa saja bisa,” ungkap Bahlil.

Menteri Investasi tersebut menegaskan bahwa pemuda memiliki peran kunci dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Bahlil mengingatkan bahwa Indonesia meraih kemerdekaannya karena adanya desakan dari kaum muda.

“Pahlawan pada saat itu, usia mereka di bawah 40 tahun, seperti Budi Utomo, dan dilanjutkan dengan Sumpah Pemuda. Kemerdekaan kita juga diraih melalui dorongan dan desakan anak muda,” jelasnya.

Gibran Rakabuming Raka, putra dari Presiden Joko Widodo, saat ini maju sebagai bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2024. Meskipun usianya baru 36 tahun, Gibran diizinkan maju berkat putusan Mahkamah Konstitusi dalam perkara 90. Putusan ini membolehkan seseorang yang berusia di bawah 40 tahun menjadi calon presiden atau calon wakil presiden selama memiliki pengalaman sebagai kepala daerah yang terpilih melalui pemilihan umum.

Belakangan, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, yang memutus perkara tersebut, dinyatakan melanggar etika berat dan diberhentikan dari jabatannya. Posisinya kemudian digantikan oleh hakim konstitusi Suhartoyo.