Awas Menkominfo yang Baru ada Conflict Of Interest dengan Chandra Arie Setiawan

Jakarta – Pelantikan Budi Ari Setiadi sebagai Menteri Kominfo yang baru ada hal yang menarik mengenai konflik kepentingan terkait Dirut PT Sarana Global Indonesia.

Beberapa waktu lalu erkait penetapan dugaan baru Skandal BTS 4G, Kejaksaan Agung kembali memeriksa Dirut PT. Sarana Global Indonesia (SGI) inisial BEA.  

Dari laman LPSE, Kominfo. Pergi. Id., PT. SGI adalah pemenang proyek Penyediaan Infrastruktur Optimalisasi pada Satker BPPPTI Kominfo Tower senilai Rp3,9 triliun.

Pemeriksaan ini melengkapi anggota 3 konsorsium paket pemenang 1-5 Badan Aksesibilitas dan Telekomunikasi (BAKTI) pada Kominfo yang diperiksa dua pekan terakhir jelang Gelar Perkara (Ekspose) pekan ini.

Berdasarkan penelusuran porosjakarta.com terkait PT Sarana Global Indonesia (SGI) dalam akta yang tercantum ada nama Chandra Arie Setiawan yang tertulis sebagai Direktur Utama PT SGI.

Bahkan dalam pelacakan nomor Handphone Chandra Arie Setiawan juga tertulis “Kawanya Galumbang”.

Terkait hal tersebut salah satu sumber dari pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD) menyebutkan kalau Chandra Arie Setiawan adalah adik Menteri Kominfo yang baru.“Ini namanya pembersihan diri sendiri, apa pak Jokowi tahu tentang ini,”ucapnya.

Saat ini Chandra Arie Setiawan tercatat sebagai komisaris independen di Taspen Mandiri setelah cedera diri dari PT SGI.

Pihak kejaksaan Agung sendiri hanya menyebut inisial BEA dari PT SGI terkait dugaan dugaan korupsi BTS Kominfo.

Dari BAP yang didapat porosjakarta.com pada keterangan Galumbang Menak menyebutkan bahwa PT SGI menerima dana pinjaman Rp 50 M.”Bahwa uang tersebut merupakan pinjaman PT SGI dari PT Gema Lintas Benua dan sudah ada perjanjian jual belinya, saya tidak tahu maksud laporan tersebut disebut penyertaan modal.Setahu saya itu dilakukan SGI dalam laporan keuangannya bertujuan untuk memperbaiki rasio keuangan perusahaan,”ujar Galumbang Menak dalam BAP tersebut.***