Advokat Senior Hudi Yusuf Ungkap Hasil Quick Count

Hasil Quick Count, Kader PSI optimis Prabowo Gibran Terpilih Menjadi Presiden

Indonesia baru saja menggelar pesta demokrasi lima tahunan pemilu serentak pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada Rabu (14/02) lalu.

Hingga sekitar satu bulan ke depan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penghitungan suara (real count) dan hasilnya baru akan diumumkan pada Maret mendatang.

Namun dalam hitung cepat oleh sejumlah lembaga survei setelah pemungutan suara, pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengungguli dua pesaingnya pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Prabowo lantas mendeklarasikan kemenangannya dan optismistis dirinya akan menang satu putaran.

Meski begitu, hasil quick count yang ditampilkan lembaga survei bukan hasil resmi pemilu, sebab hasil perhitungan suara yang resmi akan disampaikan langsung oleh KPU.

Praktisi Hukum Hudi Yusuf
Advokat sekaligus Dosen Hukum Universitas Bung Karno Hudi Yusuf Mengigatkan Untuk tidak terburu buru beruporia

Hudi menyayangkan salah satu paslon yang sudah gencar mendekralasikan kemenangan, “.”kan hasil resmi dari realcount belum keluar jangan dulu beruporia” ungkap hudi.

menanggapi kecurangan- kecurangan yang terjadi di TPS Advokat senior mengkritisin kinerja Komisi Pemilhan Umum yang di nilai tidak maksimal sehingga banyak terjadi penggelembungan suara yang terjadi di beberapa TPS

Ia menegaskan agar seluruh masyarakat bisa melaporkan ke Bawaslu dan m3ngikut proses hukum apabila adanya Indikasi kecurangan yang di lakukan oleh seluruh Paslon,